Dear my two lovely kids: Khayra and Raya,
When you wake up in the morning, sun shines brightening your day, and when the day's gone, the moon starts to come. Though the moonlight is not too bright but the stars that comes along with it make the night so beautiful and sparkling thru your dreams.
My love ones, you both are definitely the sun, the moon and the stars for me. Let me sleep thru the night with sparkling dreams till the morning comes, and wake up with those bright feelings welcoming the lovely morning. I cannot thank God enough for those blessings.
Love you both so much,
*mama*
Tampilkan postingan dengan label Thoughts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Thoughts. Tampilkan semua postingan
16 Februari 2010
04 Oktober 2009
Belasungkawa
Musibah gempa bumi yang terjadi pada tanggal 30 September 2009 yang lalu di Sumatra Barat, benar2 membuat hati kami pilu. Karena kami mempunyai darah minang, maka beberapa keluarga kami bertempat tinggal di sana. Begitu mendapat berita gempa tersebut, saya langsung menghubungi mama saya untuk menanyakan keadaan keluarga kami di sana. Sempat khawatir sewaktu dikabarkan, mereka belum bisa dihubungi. Namun keesokan harinya, alhamdulillah kabar yang kami terima bahwa semua keluarga kami disana selamat walaupun ada salah satu keluarga kami yang hancur rumahnya. Subhanallah, astaghfirullah. Demikian pula dari pihak suami saya, walaupun baru 2 hari setelah musibah tersebut kami baru bisa menghubungi keluarga di sana, mendapat kabar bahwa semuanya dalam keadaan selamat.
Kami bersyukur keluarga kami semua selamat. Duka kami untuk semua korban di sana. Semoga Allah swt menerima mereka di sisiNya dan menaikkan derajatnya. Semoga kita semua selalu dalam lindunganNya. Aamiin yaa rabbal aalamiin.
12 Agustus 2009
18 Juni 2009
Pilihan
Entah kenapa tiba2 saya jadi teringat kata2 yang terselip di email yang saya terima dari teman saya beberapa waktu yang lalu. Email itu saya terima setelah saya mengirimkan email kepadanya terlebih dahulu berisi ucapan selamat ulang tahun kepadanya. Dalam balasannya, setelah ia mengucapkan terima kasih, terselip kata2 plus pertanyaan kurang lebih begini:
"How's your married life? Kalau gw lebih seneng kaya' sekarang gini (single maksudnya). Banyak temen gw yang setelah married, malah hidupnya jadi upside down"
Ups..cukup tercengang saya membacanya. Saya coba mencerna pertanyaan dan pernyataannya itu, apa maksudnya ya?? Sekilas kok terkesan cynical? Tapi sebagai teman yang baik saya coba untuk 'netral' dan bijak dengan jawaban: "Alhamdulillah, I have great married life. Walaupun ada suka dan duka pastinya. Tapi kebanyakan sukanya, apalagi kalau gw lagi kumpul sama anak2, priceless", Kira2 itu tanggapan saya, karena itulah yang memang saya rasakan dan alami.
Dan tak lama, di inbox saya muncul email balasan lagi darinya dan antara lain isinya begini:
"Kalau buat gw, soal anak, cukup keponakan2 aja..itu udah cukup. Sebentar lagi adik gw akan ngelahirin anak kedua".
Jreng..jreng..saya senyum2 sendiri bacanya. Ada apa gerangan rupanya. Saya balas lagi emailnya: "Yaah hidup ini kan pilihan. Kalau elo emang happy being single, kan bebas2 aja, ga ada yang ngelarang kaan ?" :)
Lucu juga saya pikir. Kalau memang dia happy being single, kenapa mesti singgung tentang married life yg upside down, yang dialami teman2nya ke saya, yang jelas2 telah menikah dan berkeluarga. Hal ini akan terdengar 'biasa' dan sah2 aja kalau dia sharing dengan teman2nya yang single dan yang married lifenya upside down tadi. Apa mungkin juga dia justru kecewa dengan statusnya yang single? Malah jadi terdengar miris, kan?. Wallahu'alam.
"How's your married life? Kalau gw lebih seneng kaya' sekarang gini (single maksudnya). Banyak temen gw yang setelah married, malah hidupnya jadi upside down"
Ups..cukup tercengang saya membacanya. Saya coba mencerna pertanyaan dan pernyataannya itu, apa maksudnya ya?? Sekilas kok terkesan cynical? Tapi sebagai teman yang baik saya coba untuk 'netral' dan bijak dengan jawaban: "Alhamdulillah, I have great married life. Walaupun ada suka dan duka pastinya. Tapi kebanyakan sukanya, apalagi kalau gw lagi kumpul sama anak2, priceless", Kira2 itu tanggapan saya, karena itulah yang memang saya rasakan dan alami.
Dan tak lama, di inbox saya muncul email balasan lagi darinya dan antara lain isinya begini:
"Kalau buat gw, soal anak, cukup keponakan2 aja..itu udah cukup. Sebentar lagi adik gw akan ngelahirin anak kedua".
Jreng..jreng..saya senyum2 sendiri bacanya. Ada apa gerangan rupanya. Saya balas lagi emailnya: "Yaah hidup ini kan pilihan. Kalau elo emang happy being single, kan bebas2 aja, ga ada yang ngelarang kaan ?" :)
Lucu juga saya pikir. Kalau memang dia happy being single, kenapa mesti singgung tentang married life yg upside down, yang dialami teman2nya ke saya, yang jelas2 telah menikah dan berkeluarga. Hal ini akan terdengar 'biasa' dan sah2 aja kalau dia sharing dengan teman2nya yang single dan yang married lifenya upside down tadi. Apa mungkin juga dia justru kecewa dengan statusnya yang single? Malah jadi terdengar miris, kan?. Wallahu'alam.
23 Februari 2009
Office-Mate

Sudah kurang lebih 6 bulan ini, saya menjadi tetangga ibu yang satu ini. Mungkin saya adalah faktor kenapa Danti menjadi lebih 'terhibur' (baca: terbebani), dengan kehadiran saya di sebelahnya.. :)
Kenapa begitu? karena mau tidak mau, terima tidak terima, Danti kecipratan curhat dan segala 'printilan' dari saya..(duh kasian ya hehehe.., eh tapi itung2 pahala ya, Dan..?? teuteup..).
18 Februari 2009
JalanNya
JALAN ALLAH
Aku minta pada Allah setangkai bunga segar
Ia beri kaktus berduri
Aku minta kupu-kupu
Ia beri ulat berbulu
Aku sedih dan merasa kecewa
Namun kemudian
kaktus itu berbunga, indah sekali
Dan ulatpun menjadi kupu-kupu
yang sangat cantik..
Itulah jalan Allah, indah pada waktunya..
Allah tidak memberi apa yang kita harapkan
tapi Dia memberi apa yang kita perlukan..
Kadang kita terluka..
tapi jauh di atas segalanya,
Ia sedang merajut yang terbaik bagi kehidupan kita
(taken from a note of my childhood friend, Dewi R. Agustina)
10 Desember 2008
Sometimes you have to listen too..
A: Hallo B..apa kabar? udah lama ya kita gak telpon2an
B: Aduh iya A, gw kangen banget sama elo, kemana aja siyy. Gw tuh sibuk banget..mana mesti ngurusin anak2 gw yg masih kecil2.., belum nyokap gw lg sakit2an..duh..pokoknya bolak balik deh. Mana gw sekarang udah gak kerja lagi kaan..mesti pinter2 nih, gak boleh boros2..gw kangen banget sama elo A..gimana, baik2 aja kan anak2 lo??
A: Baik..hmm a..(kalimat belum selesai)
B: Bagus deh kalo baik2 aja. gw tuh ya...bla..bla..bla..(gak abis2 ngomongnya)
A: Sorry B, aku cuma mau kasih tau berita duka..ayahku meninggal tadi pagi, udah dulu ya..
(tutup telpon, buru2 karena harus urus pemakaman ayahanda)
Moral of the story:
Kadang perlu juga kita membiarkan teman kita berbicara terlebih dulu dan menjadi pendengar yang baik.
B: Aduh iya A, gw kangen banget sama elo, kemana aja siyy. Gw tuh sibuk banget..mana mesti ngurusin anak2 gw yg masih kecil2.., belum nyokap gw lg sakit2an..duh..pokoknya bolak balik deh. Mana gw sekarang udah gak kerja lagi kaan..mesti pinter2 nih, gak boleh boros2..gw kangen banget sama elo A..gimana, baik2 aja kan anak2 lo??
A: Baik..hmm a..(kalimat belum selesai)
B: Bagus deh kalo baik2 aja. gw tuh ya...bla..bla..bla..(gak abis2 ngomongnya)
A: Sorry B, aku cuma mau kasih tau berita duka..ayahku meninggal tadi pagi, udah dulu ya..
(tutup telpon, buru2 karena harus urus pemakaman ayahanda)
Moral of the story:
Kadang perlu juga kita membiarkan teman kita berbicara terlebih dulu dan menjadi pendengar yang baik.
03 Desember 2008
FLU
Memang paling gak enak kalau badan lagi gak fit. Biar cuma flu (pilek plus batuk/radang tenggorokan), tapi efeknya parah. Mau ngerjain apapun jadi serba salah. Apalagi kalau mau gendong atau cium anak-anak..wah harus ditahan2. Kalau mau gendong pun harus pakai masker, buat nutupin mulut dan hidung, supaya mereka tidak ketularan. Semalaman tenggorokan, telinga gatal dan perih, rasanya ingin digaruk..hidung mampet, mata berair, badan meriang, mau dibawa tidur juga susah..pokoknya serba gak enak deh. Makanya gak heran kalau ada pepatah yang bilang, sehat itu mahal (atau sakit itu mahal??). Yang jelas, sehat itu nyamaaan...
13 November 2008
Alergi
Hari ini saya ijin tidak masuk kantor karena sakit. Sakit saya kali ini adalah sakit yg katanya memang tidak bakal bisa hilang seumur hidup. Apalagi kalau bukan 'Alergi'. Ya semalam, saya gatal2 dan timbul bentol2 di tangan dan sebagian perut dan punggung saya. Wah pokoknya cukup bikin menderita karena kepala ikut2an pusing dan tulang2 juga terasa sakit. Saya ingat2, perasaan saya gak makan yang macam2 sebelumnya. Dulu, sejak saya hamil, alhamdulillaah penyakit alergi saya ini gak pernah kambuh2 lagi. Pantangan saya adalah beberapa macam makanan, udara dan debu2an. Tapi yang paling parah kalau saya salah makan, terutama makanan laut. Nah, sewaktu saya hamil, saya mau makan udang kek, ikan2 laut sama sekali gak kambuh. Tapi, saya gak berani coba2 makan kepiting, karena saya sensitif sekali sama hewan bercapit ini. Namanya hamil, kan gak boleh makan sembarang obat. Kalau tidak hamil sih..saya lumayan berani, tapi begitu selesai makan, saya langsung makan obat anti alergi..hehe..bandel ya. Selain itu, saya juga alergi obat seperti aspirin, dan yang berakhiran 'gin', seperti novalgin, neuralgin dan turunannya. Pernah saya salah makan obat, si aspirin ini..hanya dalam hitungan menit, muka saya bengkak. Mata saya bengkak dan tinggal segaris..bibir jontor ala Mick Jagger..hahaha..sampai2 kakak saya mengajak temannya untuk mengintip saya. Pernah nonton film 'Moonstruck'? Nah kira2 muka saya seperti wajah pemeran si anak di film tsb. Selama kurang lebih seminggu, wajah saya baru berangsur2 pulih.
Oya..waktu bulan puasa kemarin, saking saya pengennya makan kepiting, saya 'nekat' makan kepiting lada hitam yang dibawakan teman2 dari Balikpapan. Saya nekat, tanpa makan obat. Alhasil, malam2 gatal2 dan gak bisa tidur. Parahnya lagi saat itu saya tidak punya obat anti alergi andalan saya (celestamine). Baru paginya saya bisa makan obat dan istirahat. Berarti ini kali kedua saya 'absen' ngantor karena alergi.
Memang sudah 2 hari belakangan ini, badan saya tidak enak. Dimulai migrain, pegel2 (nggreges, kata orang Jawa). Tapi baru hari ke-3 ini alergi kambuh. Begitu gatal2, saya juga belum bisa minum obat, karena Khayra belum tidur dan tidak mau ditinggal. Ketika berhasil saya tidurkan, saya baru mau rebahan sebentar sekitar tengah malam, terdengar suara tangisan Raya dari kamar depan. Tangisannya kali ini lumayan mengusik, karena menjerit dan suaranya melengking tinggi. Akhirnya saya masuk kamarnya, dan melihat Raya sedang digendong si mba'. Begitu melihat saya, dia langsung minta gendong. Begitu agak tenang, saya masukkan Raya kembali ke box, dan tertidur. Tapi begitu saya keluar kamar, kembali tangisannya terdengar. Saya masuk kembali, menggendongnya dan mengajaknya keluar kamar. Setelah beberapa saat saya gendong berjalan2 di ruang tamu, baru dia tertidur dan saya kembali tidurkan di box, kali ini berhasil Raya nyenyak. Barulah saya mengambil obat dan tidur. Badan rasanya mau rontok..Alhasil, pagi2nya saya lemas dan kirim sms ke boss dan Danti, memberitahu kalau saya tidak bisa ngantor.
Oya..waktu bulan puasa kemarin, saking saya pengennya makan kepiting, saya 'nekat' makan kepiting lada hitam yang dibawakan teman2 dari Balikpapan. Saya nekat, tanpa makan obat. Alhasil, malam2 gatal2 dan gak bisa tidur. Parahnya lagi saat itu saya tidak punya obat anti alergi andalan saya (celestamine). Baru paginya saya bisa makan obat dan istirahat. Berarti ini kali kedua saya 'absen' ngantor karena alergi.
Memang sudah 2 hari belakangan ini, badan saya tidak enak. Dimulai migrain, pegel2 (nggreges, kata orang Jawa). Tapi baru hari ke-3 ini alergi kambuh. Begitu gatal2, saya juga belum bisa minum obat, karena Khayra belum tidur dan tidak mau ditinggal. Ketika berhasil saya tidurkan, saya baru mau rebahan sebentar sekitar tengah malam, terdengar suara tangisan Raya dari kamar depan. Tangisannya kali ini lumayan mengusik, karena menjerit dan suaranya melengking tinggi. Akhirnya saya masuk kamarnya, dan melihat Raya sedang digendong si mba'. Begitu melihat saya, dia langsung minta gendong. Begitu agak tenang, saya masukkan Raya kembali ke box, dan tertidur. Tapi begitu saya keluar kamar, kembali tangisannya terdengar. Saya masuk kembali, menggendongnya dan mengajaknya keluar kamar. Setelah beberapa saat saya gendong berjalan2 di ruang tamu, baru dia tertidur dan saya kembali tidurkan di box, kali ini berhasil Raya nyenyak. Barulah saya mengambil obat dan tidur. Badan rasanya mau rontok..Alhasil, pagi2nya saya lemas dan kirim sms ke boss dan Danti, memberitahu kalau saya tidak bisa ngantor.
12 November 2008
Nga-nga..
Biarpun dibilang tetangga-an..hari2 selalu berdua di kantor tapi tetep aja saya gak dibagi hasil eksperimen masak memasaknya Danti kemarin. Dari kemarin, saya hanya denger cerita kalau temen saya ini lagi nyoba2 bikin pastry. Harusnya sebagai tetangga yang udah cukup lama duduk bersebelahan, mengerti dan mendalami kalau saya ini tukang makan dan doyan nyemil, ngunyah dan semacamnya..Ya jadinya saya nga-nga aja .. Padahal kalau dari penampakannya, si hasil uji cobanya lumayan nyam2..
11 November 2008
Fly me to the Moon..
Sekali lagi saya terge-er2 oleh kelakuan anak-anak saya. Semalam, waktu saya pulang ke rumah dan membuka pintu..Khayra berlari2 menuju ke arah saya sambil membentangkan tangannya dan berteriak: "Mamaa...mamaku pulangg!". Sementara saya melihat Raya, menangis sesunggukan di gendongan si mba'. Sambil memeluk Khayra, saya bilang: "Sebentar ya, kak, mama cuci tangan dulu". "Kenapa Raya nangis mba'? tanya saya. "Dari tadi panggil2 mama-mama terus, bu, padahal matanya udah tertutup, mau tidur", jawab si mba'.
Wah..gimana saya gak ge-er, dikangeni oleh 2 bocah ini.
Lalu, saya gendong dan cium Raya berkali2, sementara kakaknya yang lagi penuh pengertian, gak cemburu kali ini. Setelah itu, Raya saya beri susu, karena memang ini kebiasaannya, kalau sudah mengantuk dan mau tidur. Begitu selesai minum, dia langsung tunjuk2 si mba', minta gendong. Kalau sudah begitu, biasanya gak lama Raya tertidur. Sementara itu, Khayra gantian minta digendong dan seperti biasa, dia langsung ngoceh2 dan tanya ini itu. Pokoknya semalam, lagi2 saya kege-eran dikangeni oleh anak2..rasanya langsung ingin nyanyi..'Fly me to the Moooonn.. !' (tua dan jadul banget ya.. :))
Wah..gimana saya gak ge-er, dikangeni oleh 2 bocah ini.
Lalu, saya gendong dan cium Raya berkali2, sementara kakaknya yang lagi penuh pengertian, gak cemburu kali ini. Setelah itu, Raya saya beri susu, karena memang ini kebiasaannya, kalau sudah mengantuk dan mau tidur. Begitu selesai minum, dia langsung tunjuk2 si mba', minta gendong. Kalau sudah begitu, biasanya gak lama Raya tertidur. Sementara itu, Khayra gantian minta digendong dan seperti biasa, dia langsung ngoceh2 dan tanya ini itu. Pokoknya semalam, lagi2 saya kege-eran dikangeni oleh anak2..rasanya langsung ingin nyanyi..'Fly me to the Moooonn.. !' (tua dan jadul banget ya.. :))
07 November 2008
I Love You, Mama
Duh senangnya hati saya, karena akhir2 ini Khayra sudah bisa membalas kalau saya bilang: I love you, Khayra, dengan: I love you, Mama. Kata2nya begitu jelas, ditambah dengan senyumannya yang manis sekali. Bagi saya itu kata2 yang paling indah didengar. Lebih indah dan merdu dari suara burung2 berkicau (hehe..mulai 'melow' deh..). Pokoknya saya bahagiaaa sekali rasanya..(ge-er deh pokoknya..). I LOVE YOU BOTH! Muaahh..Muaahh..(sambil monyong2..) :)
14 Agustus 2008
Hikmah
Kata orang, "thing happens for a reason" atau suatu hal terjadi pasti ada 'hikmah'nya. Waktu kehilangan handphone kemarin, saya sudah pasrah. Kenapa? karena kalau kita sudah berusaha agar handphone itu dikembalikan, ya berarti kita tinggal tunggu hasilnya. Nah, sambil menunggu hasilnya, kita harus berpikir positif. Saya sempet bilang ke Danti, kalaupun handphone itu diambil oleh si supir taxi atau siapapun untuk kebaikan, berarti saya juga 'untung', karena secara tidak langsung saya menolong orang tersebut untuk kebaikan. Handphone itu mungkin harganya tidak seberapa, karena waktu itu saya pernah tanya ke toko handphone, paling2 dihargai 150rb-200rb saja, plus pulsa yg tersisa Rp50rb-an. Saya berharap orang yang 'ngambil' memang benar2 butuh hp tersebut. Kalau dijual dia bisa beli barang keperluan untuk keluarganya. Atau, kalau tidak dijual, siapa tau dia belum punya hp, jadi dia bisa menghubungi keluarga atau kerabatnya. Nah..berarti, berguna kan? Asal jangan dijual trus beli narkoba aja..naudzubillah mindzalik deh. Mudah2an hp saya gak disalahgunakan. Itu aja harapannya.
Langganan:
Komentar (Atom)





